Bapak Ir. Soekarno
Kalian
mengenal sosok Soekarnokan? Yaps,
beliau adalah pahlawan proklamator kemerdekaan Indonesia. Beliau adalah
presiden pertama Indonesia dan bersama Mohammad Hatta sebagai wakil
presidennya, mereka memimpin dan berusaha mempertahankan kedaulatan bangsa
Indonesia.
Simak
Kisahnya..
Pada awalnya..
Belanda
benar-benar ingin kembali sebagai penjajah. Agresi militer Belanda II pada 19
Desember 1948 yang Yogyakarta sebagai ibukota RI, serta menahan
pemimpin-pemimpin Indonesia dan mengasingkannya ke Pulau Bangka.
Setelah
Belanda mengakui kedaulatan RI, Soekarno
ditunjuk menjadi Presiden Republik Indonesia Serikat (RIS). Soekarno lalu diambil sumpahnya sebagai
Presiden RIS si Siti Hinggil Keraton Kasultanan Yogyakarta.
Setelah Soekarno dilantik dan keadaan aman, maka ibukota RI kembali ke Jakarta sebagai pusat pemerintahan.
Namun, pemerintahan RIS dibubarkan pada tahun 1950 dan kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia. Soekarno sendiri tetap menjadi Presiden RI.
Namun
dalam kurun waktu 1950-1963, pemerintahan Soekarno
ini banyak terjadi gejolak dalam negeri. Diantaranya pemberontakan DI/TII,
Tengku Daud Bareuh, Andi Aziz, Kahar Muzakkar, dan PRRI/Permesta.
Bahkan di awal tahun 60-an terjadi konfrontasi dengan Belanda untuk perebutan Papua Barat (dikenal peristiwa Trikora), juga konfrontasi dengan Malaysia (dikenal peritiwa Dwikora).
Pada tahun 1965, pemerintahan Soekarno mendapat ujian berat dengan meletusnya peristiwa G30S/PKI, dimana para perwira angkatan darat diculik dan dibunuh di Lubang Buaya. G30S/PKI berakibat pembantaian dan pembuangan massal simpatisan Partai Kpmunis Indonesia (PKI).
Presiden Soekarno Dituduh terlibat atas tragedi tersebut, ada juga yang mengatakan bahwa Soekarno hanyalah korban fitnah lawan politiknya. Setelah peristiwa tersebut wibawa Soekarno seolah-olah meredup.
Puncaknya peristiwa G30S/PKI, membuat mahasiswa dan pelajar turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi. Rasa ketidakpuasan terhadap Presiden Soekarno menyebar ke mana-mana. Lalu muncullah Tiga Tuntutan Rakyat (TRITURA).
Pemerintahan Soekarno semaki memburuk dan ketidak puasan merebak dimana-mana. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, presiden Soekarno mengeluarkan Surat Perintah 11 Maret 1966/Supersemar.
Surat tersebut berisi langkah-langkah seperlunya, guna keamanan negara. Surat tersebut dimandatkan kepada Basoeki Racmad, Amir Machmud, dan M. Jusuf yang kemudian diembankana kepada Mayjen Soeharto selaku Pangkostrad. Namun sampai sekarang di mana keberadaan sesungguhnya surat asli tersebut masih misteri.
Dalam kesedihan dan kesendiriannya selama penahanan, Soekarno meninggal dunia pada 21 Juni 1970 di usia 69 tahun. Bangsa Indonesia telah kehilangan Pahlawan Proklamator, Bapak Pendiri Bangsa, yang juga Penggali Pokok-Pokok Pancasila. Selanjutnya, Soeharto dimakamkan di Blitar – Jawa Timur.
Amir Hendarsah dalam bukunya ,“Soekarno Sang Proklamator”
Mantap.....
BalasHapusLanjutkan...