Sabtu, 22 Desember 2012

Sosok Sultan Hasanuddin



 
Sultan Hasanuddin


 















Lahir           : Makassar, 12 Januari 1631
Wafat         : Makassar, 12 Juni 1670
Makam        : Makassar

Nama aslinya adalah Muhammad Bakir atau I Mallambosi yang dikenal dengan nama Sultan Hasanuddin. Lahir di Ujung Pandang. Sulawesi tahun 1631.

Setelah Sultan Hasanuddin naik tahta ia menggabungkan beberapa kerajaan kecil di Indonesia bagian timur untuk bersama-sama melawan Belanda. Lalu di tahun 1660 meletuslah perang antara Gowa dan Belanda yang diakhiri dengan perdamaian. Karena di dalam perdamaian tersebut banyak merugikan Gowa maka di tahun 1666 Sultan Hasanuddin kembali menggencarkan perlawanan terhadap Belanda. Dalam peperangan ini Belanda dibantu oleh kerajaan-kerajaan yang dapat dipengaruhi. Perlawanan Bongaya yang mengakhiri perang tersebut.

Namun perjanjian Bongaya ini tidak berhasil memelihara perdamaian dalam waktu yang lama, dan Sultan Hasanuddin tertekan oleh isi perjanjian itu. Pada bulan April 1667 Sultan Hasanuddin kembali melancarkan serangan terhadap Belanda.

Tanggal 24 Juni 1668. Pertahanan terkuat kerajaan Gowa yaitu benteng Sombaupo jatuh ke tangan Belanda. Dengan jatuhnya benteng tersebut ke tangan Belanda, maka kekuatan Sultan Hasanuddin melemah. Beberapa hari kemudian Sultan Hasanuddin mengundurkan diri dari tahta kerajaan dan ia tetap tidak mau bekerja sama dengan Belanda.

Sultan Hasanuddin meninggal dunia tanggal 12 Juni 1670 karena keberaniannya. Belanda menjulukinya “Ayam Jantan dari Timur”.
Amir Hendarsah dalam bukunya,” Kisah Heroik PAHLAWAN Nasional”

1 komentar: