Sultan Hasanuddin
Lahir
: Makassar, 12 Januari 1631
Wafat : Makassar, 12 Juni 1670
Makam :
Makassar
Nama
aslinya adalah Muhammad Bakir atau I Mallambosi yang dikenal dengan nama Sultan Hasanuddin. Lahir di Ujung
Pandang. Sulawesi tahun 1631.
Setelah
Sultan Hasanuddin naik tahta ia
menggabungkan beberapa kerajaan kecil di Indonesia bagian timur untuk
bersama-sama melawan Belanda. Lalu di tahun 1660 meletuslah perang antara Gowa
dan Belanda yang diakhiri dengan perdamaian. Karena di dalam perdamaian tersebut
banyak merugikan Gowa maka di tahun 1666 Sultan
Hasanuddin kembali menggencarkan perlawanan terhadap Belanda. Dalam
peperangan ini Belanda dibantu oleh kerajaan-kerajaan yang dapat dipengaruhi.
Perlawanan Bongaya yang mengakhiri perang tersebut.
Namun
perjanjian Bongaya ini tidak berhasil memelihara perdamaian dalam waktu yang
lama, dan Sultan Hasanuddin tertekan
oleh isi perjanjian itu. Pada bulan April 1667 Sultan Hasanuddin kembali melancarkan serangan terhadap Belanda.
Tanggal
24 Juni 1668. Pertahanan terkuat kerajaan Gowa yaitu benteng Sombaupo jatuh ke
tangan Belanda. Dengan jatuhnya benteng tersebut ke tangan Belanda, maka
kekuatan Sultan Hasanuddin melemah.
Beberapa hari kemudian Sultan Hasanuddin
mengundurkan diri dari tahta kerajaan dan ia tetap tidak mau bekerja sama
dengan Belanda.
Sultan Hasanuddin meninggal dunia tanggal 12 Juni 1670 karena keberaniannya.
Belanda menjulukinya “Ayam Jantan dari Timur”.
Amir
Hendarsah dalam bukunya,” Kisah Heroik PAHLAWAN Nasional”
Ini sedikit sekilas tentangnya..
BalasHapus